WELCOME to Carennina Clara Dita Blog - See more at: http://www.seoterpadu.com/2013/07/cara-membuat-tulisan-berjalan-marquee.html#sthash.bD7JrUCb.dpuf
This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

SATUAN ACARA PENYULUHAN SENAM KEGEL PADA LANSIA


SATUAN ACARA PENYULUHAN
SENAM KEGEL PADA LANSIA KHUSUSNYA DI PSTW C
KELURAHAN CILANDAK TIMUR  KECAMATAN PASAR MINGGU
JAKARTA SELATAN



 
 

Disusun Oleh :
CARENNINA CLARA DITA (1110711064)

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAKARTA
FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
PROGRAM S-1 KEPERAWATAN
2011



 
SATUAN ACARA PENYULUHAN
SENAM KEGEL PADA LANSIA

Pokok Bahasan           : Inkontinensia
Sub pokok bahasan   : Senam Kegel
Sasaran                        : Lansia di PSTW C     
Tempat                         : Aula PSTW C
Tanggal                        : jumat.06 desember 2013
Waktu                          : 16.00-17.00 WIB
Penyuluh                     : Carennina Clara Dita
 

I.      Tujuan Instruksional Umum
Setelah diberikan penyuluhan kesehatan pada lansia di PSTW C selama 60 menit, diharapkan keluarga memahami tentang senam kegel dan dapat diterapkan.
II.      Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan peserta diharapkan mampu :
1.      Menjelaskan tentang pengertian inkontinensia
2.      Menjelaskan tentang penyebab urin serta pengobatannya
3.      Menjelaskan tentang pengertian senam kegel
4.      Menjelaskan tentang tujuan dan manfaat senam kegel
5.      Menyebutkan langkah-langkah senam kegel

III.        Sasaran
 Lansia sebanyak 25% dari total keseluruhan jumlah lansia wanita

IV.        Materi Penyuluhan (Terlampir)



V.        Metode
1.      Ceramah dan Demonstrasi
2.      Tanya jawab/diskusi

VI.          Media dan sumber
Media   : Lembar balik
Sumber :
·        Kusyati, Eni. 2006. Keterampilan dan Prosedur Laboratorium. Jakarta : EGC
·        Potter & Perry. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik;. Volume 2. Jakarta : EGC

VII.        Kegiatan Penyuluhan
Kegiatan penyuluhan

Respon
Metode
Media
Waktu
Pembukaan :
1.      Salam pembukaan
2.      Apersepsi
3.      Tujuan
4.      Kontrak waktu

Menjawab salam
Menyimak
Mendengarkan

Ceramah



5 menit
Isi :                        
A.    Menjelaskan tentang pengertian inkontinensia urin
B.     Menjelaskan tentang penyebab inkontinensia urin serta pengobatannya
C.     Menjelaskan pengertian senam kegel
D.    Menjelaskan manfaat dan tujan senam kegel
E.     Menjelaskan dan mendemonstrasikan langkah-langkah senam kegel

Evaluasi
Peserta peyuluhan dapat:
a.      Menjelaskan tentang pengertian inkontinensia urin
b.      Menjelaskan penyebab inkontinensia urin serta pengobatannya
c.      Menjelaskan pengertian senam kegel
d.      Menjelaskan manfaat dan tujuan senam kegel
e.      Mendemonstrasikan langkah-langkah senam kegel

Menyimak

Menyimak

Menyimak

Menyimak

Menyimak







lansia dapat menjawab semua pertanyaan





Lansia dapat mendemonstrasikan senam kegel

Ceramah

Ceramah

Ceramah

Ceramah

Ceramah














Lembar balik

20 menit
Penutup :
1.    Tanya Jawab
2.    Tes Akhir
3.    Menyimpulkan hasil penyuluhan
4.    Memberi salam penutup

Menanyakan yang belum jelas

Aktif bersama menyimpulkan

Menjawab salam

Ceramah

-

15 menit

VIII.        Evaluasi
1.   Prosedur         : Tanya jawab
2.   Bentuk soal   : Lisan
3.   Jumlah Soal   : 3 butir
dilakukan secara lisan dengan memberi beberapa pertanyaan di akhir penyuluhan
a.         Apakah lansia dapat menjelaskan kembali tentang pengertian inkontinensia urin dan senam kegel?
b.        Apakah lansia dapat menyebutkan kembali manfaat dan tujuan?
c.         Apakah lansia dapat menyebutkan kembali langkah-langkah senam kegel?


                                                             

                                                                                               Jakarta, 6 Desember 2013
   Pembimbing                                                                                     Penyuluh
           
(Ns.Suriyani. S.Kep)                                                                    (Carennina Clara Dita)




Lampiran Materi

              Pernahkah Anda memiliki teman atau keluarga yang sering “ngompol” di celana? Dalam bahasa kedokteran, kesulitan mengendalikan kencing disebut inkontinensia urin.
Inkontinensia dapat menimpa segala usia. Namun, kejadiannya semakin meningkat dengan bertambahnya umur. Di Amerika Serikat 50% penghuni panti jompo menderita inkontinensia, lebih dari 70%- nya wanita. Di Indonesia, diperkirakan 10-30% wanita usia lanjut menderita inkontinensia. Inkontinensia bukanlah gangguan yang boleh dianggap remeh, karena bisa menimbulkan dampak psikologis bagi penderitanya, seperti perasaan tertekan, depresi dan malu, serta gangguan hubungan seksual dan sosial. Yang lebih penting lagi, inkontinensia juga dapat merupakan gejala penyakit serius yang melatarbelakanginya.
Definisi
Inkontinensia Urine (IU) atau yang lebih dikenal dengan beser sebagai bahasa awam merupakan salah satu keluhan utama pada penderita lanjut usia. Inkontinensia urine adalah pengeluaran urin tanpa disadari dalam jumlah dan frekuensi yang cukup sehingga mengakibatkan masalah gangguan kesehatan dan sosial. Variasi dari inkontinensia urin meliputi keluar hanya beberapa tetes urin saja, sampai benar-benar banyak, bahkan terkadang juga disertai inkontinensia alvi (disertai pengeluaran feses) (brunner, 2011).




Penyebab
Inkontinensia urin dapat disebabkan oleh berbagai masalah medis:
1.      Untuk perempuan, penipisan dan pengeringan kulit dalam vagina atau saluran kencing, terutama setelah menopause.
2.      Untuk pria, kelenjar prostat membesar atau operasi prostat.
3.      Pelemahan dan peregangan otot-otot panggul setelah melahirkan.
4.      Obat-obatan tertentu.
5.      Penumpukan tinja di perut (karena kesulitan buang air besar).
6.      Kegemukan dan obesitas, yang meningkatkan tekanan pada kandung kemih dan otot yang mengendalikan kandung kemih.
7.      Penyakit tertentu.
Pengobatan
Pengobatan tergantung pada sumber masalah dan jenis inkontinensia.
1.      Jika disebabkan oleh masalah medis, inkontinensia akan hilang setelah penyakitnya diterapi.
2.      Senam kegel dapat membantu beberapa jenis inkontinensia dengan memperkuat otot-otot panggul.
3.      Teknik relaksasi untuk memperpanjang interval kencing yang normal (frekuensi kencing yang umum adalah 6-7 kali per hari) dapat membantu mengatasi inkontinensia stres dan mendesak.
4.      Pengobatan dan operasi adalah pilihan terapi bagi inkontinensia yang disebabkan penyakit.

Tips
1.      Kurangi jumlah dan frekuensi minum
2.      Hindari minuman yang bersifat memicu inkontinensia (alkohol, kafein, soft drink)
3.      Sediakan alat penampung kencing di dekat tempat tidur
Definisi senam kegel
       Senam Kegel adalah senam yang bertujuan untuk memperkuat otot-otot dasar panggul terutama otot pubococcygeal sehingga seorang wanita dapat memperkuat otot-otot saluran kemih (berguna saat proses persalinan agar tidak terjadi “ngompol”) dan otot-otot vagina (memuaskan suaminya saat berhubungan seksual). Nama senam ini diambil dari penemunya Arnold Kegel, seorang dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan di Los Angeles sekitar tahun 1950-an. Dokter Kegel seringkali melihat pasiennya yang sedang dalam proses persalinan sering tidak dapat menahan keluarnya air seni (ngompol). Timbullah inisiatifnya untuk menemukan exerciseagar pasiennya tidak mengalami hal tersebut.

Manfaat dan tujuan senam kegel
         Dalam perkembangan selanjutnya, senam ini selain dilakukan oleh wanita juga dilakukan oleh para pria. Pada pria kerja otot ini lebih mudah diamati dari luar dibanding wanita. Hal ini dapat dilihat dengan gerakan penis “naik-turun” dalam keadaan ereksi. Pria yang terlatih akan mendapatkan orgasme yang lebih intens, dapat mencegah ejakulasi dini dan memperpendek waktu untuk siap melakukan hubungan seks ulang. Pada wanita kerja otot pubococcygeal dapat dirasakan berupa denyutan pada dinding vagina. Bila otot ini terlatih dan kuat , kontraksi otot vagina dapat dengan sengaja dilakukan saat berhubungan intim tanpa menunggu orgasme terlebih dahulu. Wanita dengan otot pubococcygeal terlatih lebih mudah mengalami perangsangan seksual (tidak frigid), lebih cepat “basah” untuk mengalami orgasme yang sering dan memuaskan bahkan dapat mencapai orgasme hanya dengan rangsangan pada G spot-nya. Senam kegel juga dapat digunakan untuk mencegah konstipasi pada kehamilan. Dengan melakukan senam kegel sirkulasi darah disekitar dubur dapat meningkat sehingga dapat mencegah wasir. Senam kegel diketahui bisa membantu perempuan yang mengalami inkontinensia urin (beser). Tujuan dsenam kegel adalah melatih kandung kemih untuk mengembalikan pola normal perkemihan dengan menghambat atau menstimulasi pegeluaran  air kemih

Langkah-langkah Senam Kegel
a.       Latihan I
1.      Instruksikan klien untuk berkonsentrasi pada otot panggul.
2.      Minta klien berupaya untuk menghentikan aliran urine selama berkemih dan kemudian memulainya kembali. Apabila klien masih terpasang kateter, latihan dapat dilakukan dengan memberi klem pada selang urine bag sehingga urine tertahan pada kandung kemih, didiamkan beberapa lama, lalu dilepas jika kandung kemih sudah terasa penuh.
3.      Praktekan setiap kali berkemih.
Rasional: membantu klien untuk merasakan otot-otot anterior pada dasar panggul dan mengajarkan teknik pengontrolan.
b.      Latihan II
1.      Minta klien mengambil posisi duduk atau berdiri.
2.      Instruksikan klien untuk mengencangkan otot-otot di sekitar anus.
Rasional: membantu klien merasakan otot-otot posterior pada dasar panggul.
c.       Latihan III
1.      Minta klien mengencangkan otot di bagian posterior dan kemudian kontraksikan otot anterior secara perlahan sampai hitungan ke empat
2.      Kemudian minta klien merelaksasikan otot-otot secara keseluruhan.
3.      Ulangi latihan 4x/jam saat terbangun dari tidur selama 3 bulan.
Rasional: Meningkatkan pengontrolan otot panggul dan membantu relaksasi sfingter selama berkemih
d.      Latihan IV
1.      Apabila memungkinkan, ajarkan klien melakukan sit-ups yang dimodifikasi (lutut ditekuk).
Rasional: Menguatkan otot-otot abdomen untuk pengontrolan kandung kemih.
Langkah tersebut juga dapat dilakukan seperti berikut :
1.      Pemanasan.
Kendurkan otot-otol perut, bokong dan paha atas se-rilek mungkin. Untuk memastikan otot-otot tersebut rilek, letakkan kedua tangan di atas perut. Jika perut tidak ikut bergerak ketika otot-otot dasar panggul (PC) dikontraksi, berarti gerakan Anda benar.
2.      Kontraksi.
Kontraksikan otot-otot PC Anda dengan menarik ke dalam dan keras sekitar vagina, anus dan saluran kencing (uretra) seperti menahan air seni. Tujuannya untuk menemukan letak otot PC. Untuk mudahnya dapat melakukan latihan berikut: Ketika Anda ingin buang air kecil, tahanlah aliran air seni, lalu lepaskan kembali. Lakukan beberapa kali sehingga bisa merasakan benar letak otot PC lersebut.
3.      Ulangan.
Setelah Anda mampu melakukan, mulailah berlatih sebanyak 10 kali ulangan. Setiap kali kontraksi, tahan selama tiga hitungan. Kemudian secara perlahan naikkan hitungan kontraksinya hingga Anda bisa menahan selama 10-15 hitungan, dengan istirahat selama 10 detik diantaranya. Jumlah optimum kira-kira 50-100 kali sepanjang hari, pagi, siang, sore dan malam.
4.      Variasi.
Lakukan variasi untuk menghindari kebosanan dengan munggabungkan latihan otot-otot PC dengan latihan pengencangan otot-otot lain di sekitarnya, yaitu otot-otot perut, paha atas, dan otot bokong, dalam posisi berdiri, duduk atau berbaring.
5.      Catatan.
Latihan Kegel dengan menahan air seni, disarankan hanya dilakukan pada saat awal berlatih. Gunanya untuk menemukan letak otot PC. Setelah itu sebaiknya jangan dilakukan lagi karena akan mengganggu pola kencing Anda. Sebaiknya berkonsultasi lebih dulu sebelum berlalih dan lakukan evaluasi dalam jangka waktu tertentu.
Factor pendukung senam kegel
Tindakan berikut dapat membantu klien yang menderita inkontinensia untuk memperoleh kembali kontrol berkemihnya dan merupakan bagian dari perawatan rehabilitatif serta restorasi.
1.      Mempelajari latihan untuk menguatkan dasar panggul.
2.      Memulai jadwal berkemih pada bangun tidur, setiap 2 jam sepanjang siang dan sore hari, sebelum tidur, dan setiap 4 jam pada malam hari.
3.      Menggunakan metode untuk mengawali berkemih (misalnya air mengalir dan menepuk paha bagian dalam)
4.      Menggunakan metode untuk relaks guna membantu pengosongan kandung kemih secara total (misalnya membaca dan menarik nafas dalam).
5.      Jangan pernah mengabaikan keinginan untuk berkemih (hanya jika masalah klien melibatkan pengeluaran urine yang jarang sehingga dapat mengakibatkan retensi).
6.      Mengonsumsi cairan sekitar 30 menit sebelum jadwal waktu berkemih.
7.      Hindari teh, kopi, alkohol, dan minuman berkafein lainnya.
8.      Minum obat-obatan diuretic yang sudah diprogramkan atau cairan yang dapat meningkatkan dieresis (seperti teh atau kopi) dini pada pagi hari.
9.      Semakin memanjangkan atau memendekkan periode antar berkemih.
10.  Menawarkan pakaian dalam pelindung untuk menampung urine dan mengurangi rasa malu klien (bukan popok).
11.  Mengikuti program pengontrolan berat tubuh apabila masalahnya adalah obesitas.
12.  Memberikan umpan balik positif saat tercapai pengontrolan berkemih.
Pedoman ini dapat membantu klien untuk mendapatkan pola berkemih rutin dan mengontrol factor-faktor yang mungkin meningkatkan jumlah episode inkontinensia.








Daftar Pustaka

Kusyati, Eni. 2006. Keterampilan dan Prosedur Laboratorium. Jakarta : EGC
Potter & Perry. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktik;. Volume 2. Jakarta : EGC
Price, A. Silvia. 2005. Patofisiologi Konsep Klinis Proses-Proses Penyakit Volume 2. Jakarta: EGC
Smeltzer, C. Suzanne. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Ed. 8 Volume 2. Jakarta: EGC

6 komentar:

Unknown mengatakan...

saya baru kenal nih gan yg nama'nya senam kegel, ngomong2 klau mau beli baju senam murah dimana ya gan ?, terima kasih atas infonya gan...

Unknown mengatakan...

waaah makasih banyak artikelnya..... hmmm ngomong ada yg tau gk tempat jual baju senam kegel....???

Anonim mengatakan...

wuuiiiih mantep mas infox,,,,,, lengkap lagi,,,, thnx ya mass dah dshare

oy mas,,,, mas tau gk Tren baju senam terbaru Untuk wanita, soalx tmen sy banyak yang xari nich mas,,,,

Unknown mengatakan...

semangat pagi...
contoh proposalnya inspiratif sekali,.. jadi pngen ngadain bwt ne2k d komplek.
pake baju senam zumba yang sesuai bwt mereka2...
makasih contoh proposalnya...

Unknown mengatakan...

salam kenal...
Trims..Infonya sangat bermanfaat..
untuk senam kgerl ini apakah memerlukan baju senam crystal saat senam?

Unknown mengatakan...

Thank kak for artikelnya, kalau boleh minta info sekalian dong tentang baju senam aerobik yang jualan di daerah surabaya

Posting Komentar

Free Flash TemplatesRiad In FezFree joomla templatesAgence Web MarocMusic Videos OnlineFree Website templateswww.seodesign.usFree Wordpress Themeswww.freethemes4all.comFree Blog TemplatesLast NewsFree CMS TemplatesFree CSS TemplatesSoccer Videos OnlineFree Wordpress ThemesFree CSS Templates Dreamweaver